Sosialisasi Perikanan Dan Penyuluhan Keselamatan Pelayaran Oleh KP. Parikesit - 513 Bersama Dinas Perikanan Dan Peternakan Kota Samarinda
Kamis, 26 April 2012 - 10:30 wib
Samarinda – Memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan dan memberikan informasi tentang perairan di laut bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat pantai merupakan salah satu tugas Polisi Perairan, diadakannya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan keselamatan pelayaran bagi masyarakat Selili Sabtu (21/4) pukul 10.00 s.d 13.00 Wita, yang bertempat di PPI ( Pangkalan Pendaratan Ikan ) Selili.
Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan keselamatan pelayaran diberikan Materi UU No.45 tahun 2009, tentang Perikanan disampaikan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda yang menjelaskan surat-surat atau dokumen kapal yang wajib berada di atas kapal pada waktu berlayar untuk mencari ikan di laut, sehingga para nelayan dapat mengetahui maksud dan isi UU tersebut.
Penyuluhan Keselamatan Pelayaran disampaikan oleh Komandan Kapal KP. Parikesit – 513 Kompol Mu’at, A.Md yang menekankan kepada para nelayan untuk wajib menggunakan Life Jacket untuk keselamatan pada waktu di laut, mengingat 25% penduduk Samarinda adalah Komunitas Masyarakat Nelayan sehingga untuk mewujudkan hal tersebut Komandan Kapal KP. Parikesit – 513 beserta Dinas Perikanan Dan Peternakan Kota Samarinda akan melaksanakan “Program Sejuta Life Jacket “ yang akan dibagikan kepada Masyarakat Nelayan sekitar Samarinda.
Selain itu juga diadakan tanya jawab dengan Masyarakat Komunitas Nelayan PPI Selili dan anggota KP. Parikesit – 513 serta Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda. (HG/Maul)
KP. Sikatan – 018 tangkap kapal membawa Minyak Illegal
Kamis, 26 April 2012 – 15.00 wib

Semarang – Kapal SPOB Lautan Indah Jaya I ( GT 271) tertangkap tangan oleh salah satu Kapal Patroli Polisi Perairan dengan nomor lambung 018 dengan nama Sikatan, kapal yang sedianya berlayar dari Semarang menuju Laut di tangkap di Perairan Semarang pada posisi 06° 56’ 029” S – 110° 46’ 643” T.
Saat berpatroli KP. Sikatan – 018 melihat Kapal SPOB Lautan Indah Jaya I melintas di perairan Semarang dengan perintah Komandan Kapal Iptu Nurtan Sony Prayogi untuk para anggota memeriksa kapal tersebut, nakhoda kapal bernama Warna Ifan dengan pemilik kapal PT Komenlindo Putra Kusuma dengan jumlah abk 9 orang mengaku membawa minyak HSD sebanyak 95.158 liter dan MFO sebanyak 98.827 liter.
Hasil pemeriksaan kapal tersebut kapal membawa minyak HSD dan MFO tidak dilengkapi dengan dokumen muatan diduga melanggar Pasal 53 huruf b UU No. 22 tahun 2001, tentang migas.
Selanjutnya kapal dan abk dikawal menuju pelabuhan Semarang guna proses pemeriksaan lebih lanjut. (HG/ryan)
4 Perompak Dibekuk
Kamis, 10 Mei 2012 13:57
JAMBI- Direktorat Pol Air Polda Jambi, Minggu (06/05) sekitar pukul 14.30 WIB, menangkap empat orang pelaku perampokan yang biasa beraksi di wilayah perairan laut Kabupaten Tanjab Timur. Mereka ditangkap usai melakukan pemerasan terhadap kapal.
Mereka adalah Baharudin bin Bom (33) pemilik pompong, Adnan bin Rahmat (32). Keduanya berasal dari Parit Anom, Kecamatan Nipah Panjang, sedangkan dua pelaku lainnya yaitu yaitu Zainal (37) bin Abdurahman, warga parit bam, Nipah Panjang serta Darmawan bin usman (34) warga marene, Kota Jambi.
Direktur Pol Air, Kombes Bambang mengatakan selain menangkap empat tersangka, pihaknya juga berhasil menyita sebanyak sepuluh galon, udang serta uang, dan menyita senjata tajam jenis badik serta parang “Dua orang dari mereka adalah resedivis yang sering beraksi di perairan,” ujarnya.
Anggota Ditpolair Baharkam Polri Melaksanakan Tes Kesamaptaan
Kamis, 19 April 2012 – 13.00 wib
Jakarta, Anggota jajaran Ditpolair Baharkam Polri melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani Periodik I T.A 2012 di Lapangan Apel Mako Ditpolair kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (17/4) hingga Kamis (19/4).
Seluruh anggota sebelum pelaksanaan tes terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan (tensi darah) oleh tim kesehatan Ditpolair Baharkam Polri, ini untuk mengetahui apakah para anggota bisa mengikuti tes atau tidak, selain itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. 
Tes Kesamaptaan ini meliputi lari selama 12 menit, Pull Up, Push Up, Sit Up, dan Shuttle Run. Sebelum dilaksanakan tes tersebut para anggota yang mengikuti tes kesamaptan terlebih dahulu melaksanakan pemanasan.
Kemampuan dan keterampilan para Perwira ,Bintara serta PNS di jajaran Ditpolair akan teruji bila kesamaptaannya baik. Karena dengan jasmani yang prima tugas apapun yang diberikan akan mampu dilaksanakan dengan baik dan lancar. 
Tim Peninjau dari SDM Polri AKBP Nanang mengatakan, bagi peserta yang nilainya tinggi jangan merasa bangga dan begitu juga bagi peserta yang nilainya rendah jangan berkecil hati terus tingkatkan latihan, masih ada waktu yang akan datang. (HG/Maul)
KP. Parikesit - 513 menangkap 3 kapal ikan asing asal Filiphina
Senin, 16 April 2012 - 09:00 wib
Sulut – Keberhasilan Jajaran Dit Polair dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia dengan ditangkapnya 3 kapal ikan asing oleh KP. Parikesit - 513 yang sedang melintas pada posisi 03.16’.35”.U – 124.28’.10”.T.
Sabtu (31/3) pukul 16.00 Wita, komandan kapal Polisi Parikesit - 513 Kompol Muat menuturkan bahwa tertangkapnya 3 kapal nelayan asing asal Filiphina ketika berpatroli di perairan Pulau Sangihe melihat kapal-kapal tersebut tengah mencari ikan di perairan Indonesia, setelah diadakan pengejaran dan akhirnya tertangkap dilakukan pemeriksaan.
Setelah diadakan pemeriksaan ternyata kapal-kapal tersebut antara lain F/B Calexto berbendera Filiphina nakhoda bernama Calexto dengan jumlah abk 8 orang, F/B Sea Condor nakhoda bernama Jerry dengan jumlah abk 8 orang, dan F/B Wako Wako nakhoda bernama Jonathan dengan jumlah abk 8 orang, semua kapal tersebut ternyata mencari ikan di wilayah perairan Indonesia tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah sehingga patut diduga melanggar Pasal 93 ayat 2 UU No 45 tahun 2009 tentang perikanan dan pasal 116 UU No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.
Selanjutnya ke 3 kapal beserta barang bukti dan abk diamankan dan dikawal untuk diserahkan ke Satpolairda Sulut guna proses pemeriksaan lebih lanjut. (HG/Ryan)